Iklas
hati dalam menjalankan tugas dan bertanggungjawab secara terhormat
“Membangun Karakter unggul dalam mutu,
cerdas dan berprestasi”
Pesisir pantai Aceh Utara yang
satu ini pemukiman penduduknya padat, Kecamatan Tanah pasir dibawah
kepemerintahan Kabupaten Aceh Utara roda ekonomi nya berputar cukup rendah
dalam faktor mata pencairan dengan penghasilan minim dan sulitnya pekerjaan
sehingga banyak warga sekitar Tanah
Pasir berprofesi nelayan.
Walaupun demikian, dalam hal
faktor dunia pendidikan, kecamatan Tanah Pasir, Kabupaten Aceh Utara ini juga
mampu bersaing dalam hal mengejar prestasi, dan sekolah yang satu ini mampu
menunjukkan bakatnya. Dimata masyarakat tanah pesisir sekolah inilah yang terbaik,
karena sekolah Favorit tanah pasir mampu melahirkan generasi yang baik, serta
mampu bersaing dengan sekolah lain yang ada di Aceh Utara.
SMP Negeri 1 Tanah Pasir yang
didirikan tahun 1980, hingga kini pembangunannya masih banyak belum memadai,
ruang belajar dari jumlah siswa yang tertampung dimencukupi, bahkan siswa
tersebut banyak berkorban dalam arti berkoban untuk belajar diruang yang tak
memenuhi kapasitas Standar Nasional Pendidikan. Terkait dengan sarana fisik
yang belum dimiliki sampai dengan saat ini adalah Ruang kantor sek;olah yang
tidak memadai, Laboratorium IPA/Bahasa, Mushalla, ruang UKS, dan sarana lainnya
belum mencukupi. Oleh karena itu sekolah ini berharap kepada pemerintah, baik
Pemkab Aceh Utara, maupun Pemprov Aceh untuk dapat memperhatikan sekolah ini,
yaitu dengan memberi bantuan bangunan Ruang Kegiatan Belajar yang baru,
otomatis ikut memabantu mewujudkan pelaksanaan dan pengembangan proses belajar
menagajar yang baik dan lancar di SMP Negeri 1 Tanah Pasirkabupaten Aceh
Utara. Dengan tujuan bantuan pembangunan
tersebut adalah untuk dapat mengefektifitas dan efesiensi belajar siswa dalam
memberikan Standar Pelayanan Minimal (SPM) disekolah ini bagi tercapainya
tujuan KTSP sebagaimana telah ditetapkan.
SMP Negeri 1 Tanah Pasir yang terletak dipedalaman Aceh
Utara pertengahan pesisir pantai ini, dari jalan negara Medan - Banda Aceh
hingga ke sekolah mencapai lebih kurang 10 Km dan tidak jauh dari bibir pantai.
Dalam hal melaksanakan pembelajaran aktif kreatif, efektif dan meyenangkan
secara optimal, hal ini dapat dilihat langsung bagaimana proses pembelajaran
yang dijalankan sekolah ini. Terlihat juga dalam hal semangat kerja yang
dijalankan Tenaga Pendidik dan Tenaga
Kependidikan menerapkan kedisplinan yang cukup tinggi. Demi terbangunnya watak
dan tingkah laku sesuai dengan budaya pendidikan.
Dalam hal pembelajaran yang
paling inti dilaksanakan sekolah ini adalah mengembangkan semangat
Kewirausahaab dalam program pengajaran berbasis pada sentra ekonomi setempat.
Dan akan terus berupaya menyediakan sarana dan prasarana pendidikan yang
memadai.
Abbas, S.Pd adalah pimpinan sekolah SMP Negeri 1
Tanah Pasir saat ini telah menjalani tugas
lebih kurang 2 tahun lamanya,
Abbas yang telah membangkitkan sekolah ini dari minimnya dukungan fasilitas
sarana dan prasarana oleh pemerintah, telah berusaha mencapai harapan yang
diinginkan orang banyak di pesisir pantai tersebut. Salah satu Warga masyarakat
menyampaikan “ Selama Pak Abbas menjadi
Kepsek, banyak hal yang berubah, Realita yang dilihat secara signifikan
pembangunan sekolah banyak yang dibangun. Dan faktanya bangunan yang dulunya
tidak dapat dimanfaatkan, saat ini bangunan tersebut banyak yang telah
difungsikan” ujar harun salah satu warga kecamatan Tanah Pasir yang anaknya
bersekolah di SMP Negeri 1 Tanah Pasir. Harun juga menambahkan bahwa Kepsek ini,
mampu memberikan harapan yang diinginkan oleh para walimurid yang menginginkan
anaknya dapat meraih nilai baik dan menciptakan karakter/ etika sopan-santun
yang terpuji, bahkan anak-anak yang di didik disekolah itu mampu menunjukkan
bakatnya yang postif, dimana bakat tersebut diyakini berasal dari
pembinaan-pembinaan yang dijalankan oleh sekolah SMP Negeri 1 Tanah Pasir.
SMP Negeri 1 Tanah Pasir saat ini jumlah muridnya
mencapai 460 orang ini, mau tidak mau harus memenuhi kapasitas 12 rombel yang
dimiliki sekolah saat ini, terdiri dari masing-masing kelas 4 ruang. Terkait
dengan jumlah Tenaga Pendidik dan Tenaga Kependidikan disekolah ini memiliki
guru PNS sebanyak 29 orang, Honda 3 orang, Murni 2 Orang, Honor sekolah 9
orang.
Pada saat Tim mengunjungi sekolah SMP N 1 Tanah Pasir,
Abbas, S.Pd yang dijumpai diruang kerjanya mengharapkan kepada Walimurid
mengajak untuk menjalin kerjasama yang baik dengan sekolah, khususnya dalam hal memantau
kegiatan belajar-mengajar anaknya masing-masing disekolah. Mencegah sianak pada pergualan bebas disaat luar jam sekolah, terutama
menyangkut bahaya narkoba yang marak akhir-akhir, artinya
walimurid dapat
berkerjasama dalam hal membina karakter dan etika sopan-santun
anaknya dirumah, agar mereka juga dapat membudidayakan etika disekolah.” Ujar Abbas si rendah hati, yang tak asing lagi dimata masyarakat tanah
pasir. Dalam kesempatan tersebut Abbas juga menyampaikan harapannya kepada
masyarakat di lingkungan sekolah & sekitar, agar
tahun ajara 2012-2013 ini
anak mereka dapat
dipercayakan kesekolah SMPN 1
TANAH PASIR. Dimana sekolah pesisir ini juga sedang berusaha mencapai
sekolah potensial
standar nasional pendidikan baik kearah SSN maupun RSSN. Dan juga dalam hal Cek control Balance atas layanan dan
pengaduan masyarakat terhadap sekolah ini, tentunya terkait Kritik dan Saran yang membangun dengan
tangan terbuka dan lapang dada pihaknya akan segera
meresponkan, dan menindak lanjuti hasil laporan yang positif. Kepada Muspika
untuk dapat berkerjasama dalam hal perencanaan
pembangunan sekolah, dalam momentum pelaksanaan belajar-mengajar dan juga ikut menjaga dan menertibkan bersama-sama .
Sekolah yang banyak dihuni oleh peserta didik yang orang
tua/walimurid yang bergolangan kurang mampu ini/ miskin. Pihak sekolah dalam
hal ini telah berusaha melaporkan dan menindak lanjuti informasi yang dihimpun
pihak sekolah. Seperti murid kurang mampu yang menerima Bantuan Siswa Miskin
(BSM) saat ini 85 orang yang terdiri dari Kelas 1 sebanyak 22 orang, kelas 2
sebanyak 32 orang dan kelas 3 sebanyak 32 orang. Menurut data sekolah menyimpulkan terdapat
125 orang lagi yang masih dan layak untuk mendapat bantuan dari pemerintah
pusat. Terkait dengan Bantuan anak yatim disekolah ini hanya menerima 60
orang/2011 tahun lalu, yang hingga saat ini belum menerima bantuan provinsi
kesekolah mereka.(Chandra_hbr)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar